blog punya donpraj

DENGAN KISAH YANG MENGGUGAH EMOSI

Incognito 290411

Demi Incognito, gue menempuh perjalanan dari bandung ke Jekarda, dan bermacet-macet ria. Sesampainya di Jakarta, langsung aja melipir ke sebuah mal di bilangan elit Jakarta, namu akses kesana macet. (Jakarta mana sih yang ga macet?). Untuk pergi ke mall tersebut aja, kalo ga macet bisa ditempuh 15-20 menit, ini baru sampe 90 menit. Untung aja pulangnya ga macet :D. Tapi demi band yang ditunggu-tunggu, pengorbanan dibutuhkan. *plaakk*

Acara konser yang mendatangkan band acid jazz dari Inggris ini sungguh keren. Bukan cuma Incognito yang didatangkan yang keren, tapi artis pembukanya itu. Diawali oleh Lala Suwages beserta kawan-kawannya, doi membawakan beberapa tembang. Kurang lebih setengah jam mereka menyanyi, dilanjutkan oleh band pembuka kedua, Barry Likumahuwa Project (BLP). BLP ga kalah hebohnya dibanding Lala, dan ditambah lelucon dan jayusan dari Barry sang frontman. BLP juga maen kurang lebih setengah jam lah, dan akhirnya ditutup oleh lagu dari album pertama mereka, Goodspell, yaitu Mati Saja. O iya, sebelum lagu terakhir ini, BLP juga ngedatengin bontang tamu, ga laen adalah Pandji Pragiwaksono, si rapper yang juga jadi pembawa acara Provocative Proactive di salah satu stasiun TV kita. Setelah BLP turun panggung, si rapper kita, Pandji nongol ngasih pidato tentang salah satu sponsor konser ini, Yayasan Pita Kuning, yayasan untuk anak-anak kecil penderita kanker. Setelah doi ceramah, saatnya Incognito untuk tampil. Mari kita tampilpun!

Lala Suwages

BLP

Band acid jazz yang dibesut oleh Bluey ini punya 10 personil. Ada si Bluey sang gitaris, terus ada 3 vokalis, 1 cowo 2 cewe, 1 saxophone, 1 trombone, 1 trumpet, dan yang paling heboh, 1 drummer, 1 keyboardist, dan 1 bassist, yang sering bertukar peran antar mereka bertiga! Dan ampir di tiap lagu gantian maen alat musik mereka itu! Saking menikmatinya, gue ampe lupaperama kali naek panggung bawain lagu apa. Setelah beberapa lagu yang lupa judulnya, si Bluey memperkenalkan seseorang, yang ternyata doi adalah Dira Sugandi, yang akan nyanyi bareng Incognito. Doi pas naek panggung langsung ngebawain lagu Talkin’ Loud. Dira yang saat itu pake gaun warna merah terang banget, dengan suaranya yang tinggi dan warna kulit yang agak hitam, cocok sekali jadi vokalis Incognito. Hehehe! Beres lagu Talkin’ Loud, kali ini Dira nyanyi solo, hanya diiringi dengan alunan keyboard saja.

Incognito

Dan ternyata Incognito featuring Dira Sugandi cuma 2 lagu aja. Dira diusir keluar panggung. Lalu dilanjutkan saja dengan aksi mereka nyanyi-nyanyi sendiri. Ya iyalah, secara ini konser mereka. beberapa lagu kemudian, Incognito membawakan lagu Don’t You Worry ’bout a Thing, kali ini dinyanyiin sama salah satu vokalis cewenya yang dari Trinidad & Tobago, saat malam itu tampil pake bra hitam mengkilat, celana panjang ketat hitam yang memantulkan cahaya, dan jaket pink, yang ga kalah terangnya kalo kena cahaya. Oya, doi juga pake sepatu tinggi, dengan model unik, kalo anak gaul sekarang sih bilangnya “EPIC”!

Ga lupa lagu Icognito yang pertama gue kenal, Still a Friend of Mine, dibawain. Lalu ada atraksi dimana si Bluey cerita segala lah dulu dia waktu jadi operator forklift, tiba-tiba dikasih tau ama temen kerjanya kalo dia masuk radio. Dengan sombongnya, dia langsung bilang goodbye sama bosnya yang kurang seneng si Bluey jadi tenar. Terus si Bluey juga nyanyi solo, lagi-lagi diiringi pake keyboard, yang waktu itu lagi dimaenin sama orang yang Bluey bilang “Jewish Brother”. Tenang aja my jewish brother, yang nonton disini kayaknya ga ada kelompok pembela agama yang anarkis itu kok.

Ga lama, dateng lagi deh semua personil ke panggung termasuk Dira Sugandi. Mungkin personil laennya nemuin DIra lagi nangis di backstage abis diusir, lalu dibujuk buat nyanyi bareng lagi pake permen. Apa sih, kok jadi ngelantur *plaak*. Langsung tanpa membuang waktu, Incognito feat. Dira Sugandi membombardir penonton dengan Night Over Egypt, 1 lagu yang lupa judulnya hehehe, dan ditutup dengan Everyday. Beres itu, biasalah, ada perkenalan personil satu-satu. Beres dikenalin atu-atu, membungkuklah mereka. Dan penonton ga mau kalah heboh, bukan ditepokin, malah ditereakin tuh Incognito itu. WE WANT MORE!!

Setelah berdiskusi, Incognito feat. Dira Sugandi setuju untuk “encore”. Dibuka dengan intro dari lagu I Hear Your Name, tapi cuma ampe intro doang. Bener-bener ngeselin. Lalu tiba-tiba masuk aja ke lagu Don’t You Worry ’bout a Thing, yang kali ini dinyanyiin rame-rame, yap termasuk DIra Sugandi. Lagu itu selesai, bubar deh konser. Acara penutupnya, ada DJ yang maenin lagu-lagu remix Incognito, terus ada yang maen breakdance di tempat orang festival tadi. Oke, cukup keren sih gerakan mereka, tapi gue lebih memilih untuk pulang, soalnya udah malem :D.

Buat foto, thanks to Inez

Advertisements

Single Post Navigation

2 thoughts on “Incognito 290411

  1. Lagu pertama judulnya Roots, trus komen gue masukin aja semuaaaaaaaa! hahahaha foto menyusul ya di tumblr, tunggu kehadirannyaaaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: